Keyword Generator Gratis: Ide Keyword dan Pertanyaan dari Google

Ketik satu topik, langsung keluar semua saran autocomplete Google untuk topik itu, sudah dipisah jadi pertanyaan, perbandingan, dan A sampai Z. Tidak ada volume pencarian di sini, hanya kata yang benar-benar diketik orang.

KeywordKataIntent (tebakan)

Dari mana ide keyword ini diambil

Semua keyword di halaman ini adalah saran autocomplete Google, daftar yang muncul di bawah kotak pencarian saat kamu mengetik. Di halaman bantuannya, Google menjelaskan bahwa saran autocomplete diambil dari pencarian sungguhan di Google, dan dipengaruhi bahasa, lokasi dan topik yang sedang ramai. Jadi kalau Google menyarankan suatu frasa, artinya memang ada orang yang mengetiknya.

Satu kali autocomplete cuma memberi sekitar 10 saran, jadi tool ini bertanya 56 kali. Keyword awal dikirim apa adanya, lalu ditambah huruf a sampai z dan angka 0 sampai 9, lalu diawali kata tanya (cara, apa, kenapa, mengapa, bagaimana, berapa, dimana, kapan, siapa, apakah, harga, terbaik), lalu diikuti kata seperti untuk, dengan, tanpa, terdekat, murah, vs dan tahun ini. Hasilnya digabung, yang dobel dibuang, dan daftarnya dibatasi 400.

Kenapa tidak ada volume pencarian

Volume pencarian, keyword difficulty dan CPC berasal dari database keyword berbayar. Tool gratis yang menampilkan angka itu biasanya memakai perkiraan kasar, atau bahkan mengarang. Saya lebih baik tidak menampilkan angka sama sekali daripada memajang angka yang kelihatan pasti padahal tidak.

Jadi anggap daftar ini bukti bahwa ada yang mencari, bukan bukti bahwa yang mencari banyak. Untuk mengukur besarnya secara gratis, pakai salah satu sumber ini:

SumberYang kamu dapatKekurangannya
Google Keyword PlannerRentang pencarian per bulan per keyword dan negaraPerlu akun Google Ads, dan rentangnya lebar kalau kamu tidak beriklan
Google Search ConsoleTayangan dan klik asli untuk keyword yang sudah memunculkan website kamuHanya keyword yang sudah memunculkan website kamu
Google TrendsNaik turunnya minat dari waktu ke waktu dan per daerahSkalanya relatif, bukan jumlah pencarian

Arti tiap kelompok

Kelompok ditentukan dari kata yang ada di keyword, bukan dari pencarian mana yang menemukannya. Jadi pertanyaan yang muncul dari huruf "b" tetap masuk ke kelompok Pertanyaan.

KelompokIsinyaCocok untuk
PertanyaanKeyword dengan cara, apa, kenapa, mengapa, bagaimana, berapa, dimana, kapan, siapa, atau how, what, whyBagian FAQ, artikel cara, target People Also Ask
Perbandingan dan pelengkapKeyword dengan untuk, dengan, tanpa, terdekat, murah, terbaik, vs, atau for, with, near, bestHalaman perbandingan, landing page per segmen, halaman lokal
AlfabetSisanya, diurutkan A sampai ZVariasi long tail dan subtopik untuk artikel utama

Tebakan intent dan kapan sebaiknya diabaikan

Setiap keyword diberi satu dari empat label intent lewat aturan kata yang sederhana. Navigasi didahulukan (login, aplikasi, resmi, nama domain), lalu kata tanya di awal berarti informasi, lalu kata membeli berarti transaksi (beli, sewa, pesan, promo, diskon, terdekat), lalu kata menimbang berarti komersial (terbaik, review, vs, harga, rekomendasi). Selain itu dianggap informasi.

Ini tebakan, dan labelnya memang ditulis begitu. "Harga sewa kamera" bisa dicari orang yang sedang membandingkan, bisa juga orang yang sudah siap pesan. Cara paling pasti: cari keyword itu di Google dan lihat halaman apa yang ada di atas. Halaman produk berarti transaksi, artikel daftar dan review berarti komersial, panduan berarti informasi. Pakai labelnya untuk menyortir daftar yang panjang, lalu cek ulang keyword yang benar-benar mau kamu targetkan.

Cara saya riset keyword pakai tool ini

Ini urutan yang saya pakai saat riset topik baru untuk website klien.

  1. Mulai dari keyword awal yang luas, di negara tempat pelanggan kamu berada. Baca kelompok Pertanyaan dulu, karena di situ kelihatan apa yang membuat orang bingung.
  2. Kecualikan yang tidak akan kamu targetkan: nama brand pesaing, lowongan kerja, atau "gratis" kalau kamu menjual jasa.
  3. Klik 2 atau 3 keyword yang kelihatan seperti topik sendiri untuk menjadikannya keyword awal baru. Dari situ keyword long tail mulai kelihatan.
  4. Pilih keyword yang kamu mau, ekspor ke CSV, lalu buka di Google Sheets.
  5. Kelompokkan berdasarkan halaman yang akan menjawabnya. Satu halaman untuk satu maksud pencarian, bukan satu halaman untuk satu keyword, karena dari situlah kanibalisasi keyword biasanya mulai.
  6. Cek besar keyword utama tiap kelompok di Keyword Planner atau Search Console sebelum mulai menulis.

Negara dan bahasa berpengaruh

Autocomplete itu lokal. Keyword awal yang sama memberi saran berbeda di Indonesia dan di Amerika Serikat, dan pencarian bahasa Inggris dari Indonesia juga beda lagi. Pilih negara tempat pelanggan kamu mencari dan bahasa yang mereka ketik. Hasilnya disimpan 24 jam per keyword awal, negara, dan bahasa, jadi pencarian yang sama berikutnya langsung keluar.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah keyword generator ini menampilkan volume pencarian?
Tidak. Sumber datanya hanya autocomplete Google, yang menunjukkan apa yang diketik orang tapi tidak menunjukkan seberapa sering. Untuk volume, pakai Google Keyword Planner (gratis dengan akun Google Ads) atau laporan kueri di Google Search Console.
Apakah keyword generator ini gratis? Ada batasnya?
Gratis dan tanpa daftar. Setiap pengunjung bisa mencari 15 kali per jam, karena satu pencarian mengirim 56 permintaan ke autocomplete Google. Pencarian yang sama (keyword awal, negara, dan bahasa) dalam 24 jam diambil dari cache.
Kenapa hasilnya beda dengan saran yang muncul di browser saya?
Google menyesuaikan autocomplete dengan riwayat pencarian, lokasi dan akun yang sedang login. Tool ini bertanya tanpa cookie, untuk negara dan bahasa yang kamu pilih, jadi yang tampil adalah saran umum untuk pasar itu.
Seberapa akurat label intent-nya?
Cukup kasar. Label itu tebakan dari kata di setiap keyword, dan memang ditandai sebagai tebakan. Cukup bagus untuk menyortir daftar yang panjang. Sebelum menargetkan keyword, cari dulu di Google dan lihat jenis halaman apa yang muncul di atas.
Bagaimana cara ekspor keyword ke Excel atau Google Sheets?
Centang baris yang kamu mau, atau biarkan kosong untuk mengambil semua yang tampil, lalu tekan Ekspor ke CSV. File-nya UTF-8 dengan BOM, jadi Excel membaca huruf beraksen dengan benar. Tombol Salin menaruh satu keyword per baris di clipboard.