UTM Builder: Buat Link UTM untuk Google Analytics 4
Bikin link campaign ber-UTM dan lihat channel GA4-nya sebelum link disebar. Bisa satu link, bisa juga banyak halaman untuk banyak sumber sekaligus.
Kalau kosong, dipakai isian source dan medium. Tombol preset menambah baris di sini.
URL dengan UTM
Link ber-UTM
| # | Source / medium | URL dengan UTM | Salin |
|---|
Apa itu UTM? Fungsi tiap parameternya
UTM adalah parameter di ujung URL yang memberi tahu Google Analytics dari mana kunjungan berasal, terutama saat browser tidak bisa mendeteksinya sendiri. Contohnya link di aplikasi email, QR code, pesan WhatsApp, atau iklan Instagram. GA4 memasukkan 5 parameter ke dimensi sumber traffic, dan parameter keenam, utm_id, dipakai untuk mencocokkan data biaya yang diimpor.
| Parameter | Dimensi di GA4 | Contoh |
|---|---|---|
utm_source | Session source | google, facebook, instagram |
utm_medium | Session medium | cpc, paid_social, email |
utm_campaign | Session campaign | promo_lebaran_2026 |
utm_term | Session manual term | sewa kamera jogja |
utm_content | Session manual ad content | video_a, link_bio |
utm_id | Session campaign ID | cmp_0412 |
Yang paling menentukan adalah source dan medium. Source adalah tempat asal klik, medium adalah jenis traffic-nya, dan kombinasi keduanya menentukan channel. Campaign mengelompokkan traffic per kampanye. Content sering dilewati, padahal berguna untuk membedakan 2 link di email yang sama atau 2 versi iklan.
Cara GA4 memasukkan traffic ke channel
Aturan channel default GA4 dicek dari atas ke bawah, dan berhenti di aturan pertama yang cocok. Untuk traffic yang diberi tag manual, urutannya menurut dokumentasi Google seperti ini:
| Channel | Aturan |
|---|---|
| Direct | Source (direct) dan medium (not set) atau (none) |
| Cross-network | Nama campaign mengandung cross-network |
| Paid Shopping | Source situs belanja, atau nama campaign mengandung shop atau shopping, dan medium berbayar |
| Paid Search | Source search engine dan medium berbayar |
| Paid Social | Source media sosial dan medium berbayar |
| Paid Video | Source situs video dan medium berbayar |
| Display | Medium display, banner, expandable, interstitial, atau cpm |
| Paid Other | Medium berbayar dengan source lain |
| Organic Shopping, Social, Video, Search | Source ada di daftar situsnya, atau medium social, social-network, social-media, atau sm (Social), mengandung video (Video), atau organic (Search) |
| AI Assistant | Medium ai-assistant |
| Referral | Medium referral, app, atau link |
| Source atau medium email, e-mail, e_mail, atau e mail | |
| Affiliates, Audio, SMS | Medium affiliate; medium audio; source atau medium sms |
| Mobile Push Notifications | Medium diakhiri push atau mengandung mobile atau notification, atau source firebase |
"Medium berbayar" artinya medium cocok dengan pola ^(.*cp.*|ppc|retargeting|paid.*)$: cpc, cpm, ppc, retargeting, atau apa saja yang diawali paid. Daftar situsnya berupa spreadsheet panjang yang diterbitkan dan diperbarui Google. Tool ini mengecek nama yang paling umum dari daftar itu, seperti google, facebook, instagram, tiktok, dan youtube, lalu menampilkan aturan yang cocok di samping nama channel.
Kenapa UTM harus huruf kecil?
Menurut Google, aturan channel-nya sendiri tidak peka huruf besar kecil, jadi Facebook dengan paid_social tetap masuk Paid Social. Masalahnya ada di laporan. GA4 menyimpan nilai persis seperti yang dikirim, jadi Facebook, facebook, dan FaceBook muncul sebagai 3 baris terpisah di laporan Traffic acquisition. Spasi juga begitu: satu orang mengetik promo lebaran, yang lain promo-lebaran. Sepakati huruf kecil dengan tanda hubung atau garis bawah, lalu simpan di satu spreadsheet tim. Tool ini menandai keduanya, dan tombol perbaikannya membereskan semuanya dalam sekali klik.
Contoh UTM untuk Instagram, TikTok, dan WhatsApp
| Dipasang di | utm_source | utm_medium | Channel GA4 |
|---|---|---|---|
| Link di bio atau story Instagram | social | Organic Social | |
| Iklan Facebook atau Instagram | facebook atau instagram | paid_social | Paid Social |
| Iklan TikTok | tiktok | paid_social | Paid Social |
| Broadcast atau status WhatsApp | social | Organic Social | |
| Newsletter | newsletter |
Link dari WhatsApp sering terbaca sebagai Direct kalau tidak diberi UTM, karena aplikasinya tidak mengirim referrer. Ini salah satu alasan angka Direct di banyak website Indonesia terlihat besar. Jangan pasang UTM di link antarhalaman website kamu sendiri, karena itu memulai sesi baru dan menimpa sumber yang asli. Iklan Google Ads dengan auto-tagging juga tidak perlu UTM, karena gclid sudah membawa datanya.
Mode massal untuk peluncuran campaign
Saat campaign diluncurkan, biasanya beberapa halaman yang sama disebar di banyak tempat. Tempel URL halamannya di mode Massal, tambahkan satu baris per channel (facebook, paid_social, instagram, social, link_bio, whatsapp, social), lalu isi nama campaign sekali. Tiap halaman digabung dengan tiap baris, tiap baris menampilkan channel GA4-nya, dan file CSV-nya bisa langsung dibuka di Excel atau Google Sheets untuk dibagikan ke tim.