Cek Preview Link WhatsApp, Facebook, LinkedIn, dan X
Tempel URL, lalu lihat tampilan link saat dibagikan di tiap aplikasi. Ukuran piksel dan berat gambar share ikut dicek, dan tag Open Graph yang sudah diperbaiki tinggal disalin.
X
Pratinjau digambar dari tag, dibuat semirip mungkin dengan tampilan tiap aplikasi. Aplikasi kadang mengubah tampilannya, jadi anggap ini mendekati, bukan persis sama.
Kenapa link di WhatsApp tidak muncul gambarnya?
Kalau link yang kamu kirim di WhatsApp cuma tampil sebagai teks biru tanpa gambar, penyebabnya hampir selalu salah satu dari ini:
- Tidak ada og:image, atau halaman sama sekali tidak punya tag Open Graph. WhatsApp lalu hanya menampilkan teks, atau tidak menampilkan preview apa pun.
- Gambarnya terlalu berat. Di atas sekitar 600 KB, WhatsApp sering menampilkan preview kecil atau melewati gambarnya.
- Halaman memblokir permintaan. Proteksi bot seperti Cloudflare, halaman login, atau blokir negara membuat WhatsApp menerima halaman verifikasi bot, bukan tag kamu.
- Tag-nya terlalu jauh di bawah. WhatsApp hanya membaca sekitar 300 KB pertama HTML. Script atau CSS inline yang besar sebelum meta tag bisa mendorong tag itu lewat batas.
- URL gambar relatif atau masih http.
/images/share.jpgbisa dibuka di browser, tapi tidak bisa dipakai crawler. Pakai alamat lengkap https. - Preview lama masih tersimpan. WhatsApp menyimpan preview yang dibuat saat link itu pertama kali dibagikan.
Satu hal yang sering bikin bingung: preview WhatsApp dibuat oleh HP pengirim, bukan oleh server WhatsApp. Jadi link yang sama bisa muncul preview-nya di HP kamu tapi tidak di HP teman.
Cara aplikasi membuat preview link
Saat link ditempel di WhatsApp, Facebook, LinkedIn, atau X, aplikasinya mengambil halaman itu dan membaca meta tag di bagian <head>. Aplikasi tidak melihat tampilan halaman dan tidak menjalankan JavaScript. Tag yang dibaca berasal dari protokol Open Graph buatan Facebook: og:title, og:description, og:image, dan og:url adalah 4 tag yang paling menentukan. X membaca tag twitter: miliknya dulu, lalu memakai Open Graph untuk yang tidak ada.
| Tag | Dipakai untuk | Catatan |
|---|---|---|
og:title | Judul tebal | Terpotong setelah sekitar 2 baris. Boleh beda dengan title tag. |
og:description | Teks di bawah judul | Facebook menampilkan sekitar 1 baris, WhatsApp 2 baris. |
og:image | Gambar | URL lengkap https. JPEG atau PNG 1200 x 630 px. |
og:image:width, og:image:height | Ukuran gambar sebelum diunduh | Facebook bisa langsung menampilkan gambar di share pertama. |
og:url | Alamat canonical | Facebook mengumpulkan like dan share di alamat ini. |
twitter:card | Gaya kartu di X | summary_large_image supaya gambar tampil lebar. |
Ukuran gambar og:image yang benar
Buat gambar share berukuran 1200 x 630 piksel, rasio 1,91:1. Panduan Facebook menyebut minimal 600 x 315 untuk kartu besar. Gambar yang lebih kecil tetap muncul, tapi sebagai thumbnail kecil. Facebook menolak gambar di atas 8 MB, dan batas X 5 MB. Dokumentasi link preview WhatsApp meminta gambar di bawah sekitar 600 KB dengan lebar minimal 300 px. Saya sendiri biasanya menjaga gambar share di bawah 300 KB, dan JPEG 1200 x 630 dengan kualitas normal gampang masuk di angka itu.
Taruh teks dan wajah di bagian tengah gambar. Setiap aplikasi memotong gambar sedikit berbeda, jadi bagian di dekat tepi bisa hilang.
Cara memperbarui preview yang sudah tersimpan
Memperbaiki tag tidak otomatis mengubah preview yang sudah pernah dibuat. Setiap aplikasi punya cache sendiri:
- Facebook: tempel URL di Sharing Debugger, lalu klik Scrape Again.
- LinkedIn: cek URL-nya di Post Inspector. LinkedIn akan mengambil halaman itu lagi.
- WhatsApp: tidak ada alat refresh resmi. WhatsApp menyimpan preview per link, jadi bagikan URL yang sedikit berbeda, misalnya ditambah
?v=2di belakangnya, supaya preview dibuat ulang. - X: sekarang tidak ada validator publik. X mengambil ulang kartu setelah cache-nya habis, atau langsung kalau URL-nya baru, jadi trik
?v=2juga berlaku.
Apa saja yang dicek tool ini
Tool ini mengambil halaman seperti crawler link preview, mengikuti redirect sampai 5 kali, lalu membaca tag Open Graph, tag Twitter, title, meta description, dan favicon. Setelah itu gambar share-nya diambil, tapi hanya 64 KB pertama. Itu sudah cukup untuk membaca ukuran piksel asli dari header file PNG, JPEG, WebP, atau GIF, dan ukuran file dari server. Tool ini tidak menjalankan JavaScript, sama seperti WhatsApp, Facebook, dan LinkedIn. Kalau tag kamu baru ditambahkan lewat JavaScript setelah halaman dimuat, aplikasi tidak bisa melihatnya, dan tool ini juga tidak.